kesempatan yang tersisa untuk Rafi
KESEMPATAN YANG TERSISA UNTUK RAFI Karangan: Muhammad Ali Hisbullah “Minggu depan, makalahnya dikumpul ke bapak ya!”, pesan pak Syarif pada mahasiswanya.
“Baik pak!”, balas para mahasiswa. Lalu beliau menutup kuliah, memberi salam, dan keluar ruang kelas. Suasana kuliah Semiotika memang sulit ditebak, terkadang membosankan karena materinya yang sulit dipahami mahasiswa, terkadang juga menyenangkan karena pak syarifuddin ini sangat pandai dalam menjelaskan materi kuliah ditambah lagi beliau menyisipkan pengalaman kuliah S1 beliau di Prancis.
“Kapan kamu mau selesaikan tugas makalah tadi, fi?”, tanya Mahfuz pada Rafi sambil jalan menuju ujung koridor lantai 3 di gedung B Fakultas Adab.
“Seperti biasa fuz, 3 hari sebelum deadline, hahahaha”, jawab Rafi. “Kalo kamu kapan mau buat, fuz?” tanya Rafi kembali.
“Kalo aku sih rencanya nanti malam langsung mulai buat”, jawab Mahfuz.
“Ah, gak usah cepat kali mulai lah, apa gunanya dosen kasih waktu seminggu, kalo besok langsung mau dibuat ma...